Perlukah Anak Belajar Tentang Literasi Keuangan?

Mei 28, 2018 , 0 Comments

Perlukah Anak Belajar Tentang Literasi Keuangan?

Untuk mempersiapkan anak-anak menuju kesuksesan finansial, orangtua disarankan untuk memberi mereka pengalaman tentang literasi keuangan.

Penelitian Ashley LeBaron dari University of Arizona justru menunjukkan anak-anak belajar lebih banyak tentang keuangan dari orangtua mereka daripada sumber lain.

Studi tentang "literasi keuangan" menegaskan untuk tidak mengabaikan pentingnya memberi anak-anak praktik mengelola uang.

4 cara belajar keuangan

Ashley menjelaskan, orangtua dapat memberikan anak-anak mereka latihan dengan uang dalam berbagai cara. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

1. Latihan memberi mereka uang saku secara reguler.

2. Membayar anak untuk tugas-tugas tambahan.

3. Memberi hadiah nilai bagus dengan uang tunai.

4. Mendorong anak menabung saat ingin membeli barang tertentu atau saat ingin memberi sumbangan amal.

Spesifiknya tidak terlalu penting, begitu pula jumlah uang yang mungkin berbeda berdasarkan situasi keuangan keluarga, tambah Ashley LeBaron. 

Belajar sejak dini
Yang penting menurutnya orang tua memberi anak pengalaman langsung dengan uang lebih awal, ketika resikonya masih rendah.

“Sangat penting bagi orang tua untuk memberikan anak-anak pengalaman keuangan yang sesuai usia,” kata LeBaron.

"Biarkan mereka membuat kesalahan sehingga orangtua dapat membantu mereka belajar dan membantu mengembangkan kebiasaan. Ini jauh lebih aman daripada terlambat dengan konsekuensi jauh lebih besar saat mereka berurusan dengan jumlah uang lebih besar," jelas doktoral dari Norton School of Family dan Consumer Science.

LeBaron dan tim di Universitas Brigham Young mewawancarai 115 peserta riset, termasuk 90 mahasiswa berusia 18-30 tahun, beberapa orang tua dan kakek-nenek dari siswa tersebut.

Mereka bertanya kepada siswa apa dan bagaimana orangtua mereka mengajari mereka tentang uang. Hasil riset ini kemudian disampaikan dalam Journal of Family Issues.

3 manfaat literasi keuangan
Sebagian besar peserta mengatakan bahwa mereka telah diberi pengalaman keuangan sejak dini dan merasa pengalaman itu sangat berharga dalam mempersiapkan mengelola uang sendiri.

Mereka yang tidak mendapatkan pengalaman seperti itu berharap memiliki pengalaman itu.

Berdasarkan wawancara, tim riset mengidentifikasi tiga tema utama seputar apa yang dipelajari peserta dari pengalaman keuangan saat anak-anak: (1) bagaimana bekerja keras, (2) bagaimana mengelola uang dan (3) cara membelanjakan uang dengan bijak.

Para peneliti juga mengidentifikasi tiga alasan utama mengapa orang tua mengatakan mereka memberi anak-anak mereka pengalaman langsung dengan uang: (1) untuk membantu mereka belajar keterampilan keuangan, (2) mendapatkan nilai-nilai positif dari keuangan, dan (3) menjadi mandiri.

Lana rezky

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard. Google

0 komentar: