Ingin Aman Investasi Properti Ini Caranya

Februari 19, 2019 0 Comments

Ingin Aman Investasi Properti Ini Caranya

Kebanyakan orang mengganggap bahwa investasi di sektor properti merupakan cara yang relatif aman untuk menanamkan uangnya.

Namun, bukan berarti tidak ada kendala. Investor properti tetap harus waspada akan berbagai masalah yang kemungkinan bisa terjadi pada kemudian hari.

Menurut Peter Mindenhall dari situs online properti Inggris IPIN Global, investor harus memiliki strategi dan aturan yang bisa diikuti, selain terus aktif mengikuti perkembangan pasar.

Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan peluang untuk menjadi investor properti yang sukses.

Berikut ini beberapa tips untuk membantu Anda dalam melakukan investasi properti:

1. Fokus yang jelas

Menentukan apa yang Anda inginkan dari investasi properti merupakan salah satu faktor penting. Beberapa contoh seseorang membeli properti yaitu untuk memiliki aset demi kepentingan bisnis, misalnya kantor.

Kemudian, ada pula yang mempunyai rumah kosong yang hanya dikunjungi saat liburan akhir pekan dan musim liburan panjang.

Ada juga orang yang membeli properti dengan maksud yang pernting memilikinya terlebih dahulu, walaupun tidak ditempati dan bahkan dibiarkan begitu saja dalam waktu lama.

2. Tentukan jangka waktunya

Mengetahui apa yang Anda inginkan akan menentukan waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Hal itu juga memengaruhi bentuk investasi apa yang Anda cari.

Misalnya, jika tujuan Anda adalah untuk mendapatkan pengembalian dalam waktu singkat, tentunya akan disertai dengan biaya yang lebih tinggi dan lebih berisiko.

3. Gunakan pinjaman sesuai kemampuan

Hindarilah menggunakan pinjaman yang berlebihan dari bank, apalagi yang mensyaratkan adanya agunan.

Supaya aman, nilai pinjaman itu harus dibatasi maksimal 50 persen dari kemampuan keuangan Anda untuk membeli properti.

Jangan sampai karena nantinya Anda tidak mampu membayar pinjaman itu sehingga harus dijual kembali, apalagi jika harganya jadi lebih murah.

Maka dari itu, sesuaikan kondisi finansial Anda dengan nilai pinjaman tersebut sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari.

4. Mulai dari yang kecil

Jika Anda sungguh-sungguh berkomitmen untuk berinvestasi di suatu proyek properti yang dikerjakan oleh pengembang, cari tahu latar informasi sebanyak mungkin tentang pengembang itu.

Pastikan itu pengembang yang bonafid, bisa dipercaya, dan produknya berkualitas. Salah satunya yaitu pengembang itu merupakan pemilik dan pengelola langsung proyek tersebut sehingga Anda memiliki lebih banyak pilihan, misalnya dalam cara pembayaran dan desain properti yang diinginkan.

5. Pikirkan kembali rencana Anda

Catat dengan jelas investasi properti jenis apa yang Anda inginkan dan rencanakan lebih matang lagi paling tidak enam bulan sebelum Anda memutuskan untuk membelinya..

Beberapa hal yang perlu jadi pertimbangan, misalnya dampak ketika suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) berubah dan pengaruh dari saat harga properti naik atau turun.

6. Jangan ragu untuk menawar

Jika Anda membeli aset properti dari seseorang, artinya bukan dari pengembang, cobalah mencari tahu terlebih dahulu informasi sebanyak mungkin tentang sepak terjang penjual tersebut.

Apabila ada kekurangan yang Anda temui saat melihat kondisi properti yang dijual, itu bisa sebagai peluang untuk mengurangi harganya.

7. Menghemat pembayaran pajak

Untuk hall ini, Anda akan memerlukan saran dari kalangan profesional di bidang properti dan perpajakan.

Dengan menggunakan cara berinvestasi properti yang mereka sarankan dan membelinya sesuai kemampuan, maka kemungkinan bisa mengurangi pengeluaran Anda dalam pembayaran pajak.

8. Punya strategi investasi

Pengaturan waktu adalah satu faktor penting saat berinvestasi properti. Mengetahui waktu yang pas untuk membeli atau menjualnya bisa dilakukan dengan terus mengikuti perkembangan kondisi perekonomian global dan nasional.

Caranya bisa dengan memantau pemberitaan di media massa, menanyakan kepada teman dan kerabat yang dianggap mengetahui perkembangan terkini, dan mencari tahu langsung kepada para praktisi bisnis properti, misalnya pengembang dan broker.

Lana rezky

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard. Google

0 komentar: