Mencoba Menginap Di Tengah Bongkahan Batu Megalit

Maret 30, 2019 0 Comments

Mencoba Menginap Di Tengah Bongkahan Batu Megalit

Alif Stone Park adalah ikon pariwisata Natuna di tepi pantai Desa Sepempang, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Bentuknya unik, taman batu itu memiliki berbagai bentuk bongkahan batu raksasa. Nah, bagaimana rasanya menginap di antara batu-batu megalitik tersebut?

Sekadar informasi, Alif Stone Park merupakan taman seluas tiga hektar. Di dalamnya, tersimpan ribuan bongkahan batu megalitikum berpadu dengan keindahan, dan kejernihan pantai.

Untuk wisatawan,  hamparan batu besar yang tersebar sepanjang pesisir pantai menjadi daya tarik yang tak dapa ditemui di pantai lain.

Pesona lokasi itu sudah terdengar sampai mancanegara. Karenanya, banyak wisatawan mancanegara dari Singapura dan Australia yang menggunakan kapal yacht untuk datang ke Natuna.

Awalnya, pantai dengan batu-batuan yang berserakan ini hanyalah tempat biasa. Sejak 2008 mulai digagas pengelolaan lokasi tersebut sehingga beberapa tahun kemudian, Alif Stone Park berubah menjadi destinasai wisata yang memikat banyak wisatawan.

Sebagai sebuah destinasi, letak Alif Stone Park juga dekat dengan kota Ranai, Ibu Kota di Kabupaten Natuna. Keberadaan Alif Stone Lodge, salah satu resort alami menambah daya tarik kunjungan ke lokasi ini.

Memasuki area lodge, pengunjung akan disambut taman batuan yang indah, jalanan berupa celah-celah batu dengan lebar satu meter sepanjang 10 meter. Kemudian, barulah menemukan pintu masuk berupa batu besar.

Kesan menginap

Melewati pintu masuk, hamparan batu tampak 'berserakan' di mana-mana pada sepanjang pesisir pantai.

Pada beberapa bongkahan batu besar terdapat jembatan kecil untuk dilalui pengunjung agar mudah berpindah dari satu batu ke batu besar lainnya.

Nama Alif diambil dari salah satu batu yang berdiri tegak layaknya bentuk huruf pertama hijaiyah, Alif. Batu ini menjadi ikon Alif Stone Park.

Alif Stone Park.https://pesona.travel Alif Stone Park.

Penginapan di wilayah itu terkesan unik karena tak mengubah bentang alam dan batuan asli yang sudah ada. Bangunannya mengikuti kontur batuan di sekitar pantai.

Pengunjung yang menginap di Alif Stone Lodge bisa menikmati suasana tepi laut yang begitu mempesona.

Alif Stone lodge menyediakan enam kamar yang ditata sedemikian rupa agar terlihat alami.

Bahkan di dalam kamar pun, batu dibiarkan menjadi bagian dari interior kamar. Rasanya sensasional, seperti menginap di dalam gua purba saat memejamkan dan membuka mata di bawah gundukan batu itu.

Di bagian ujung Alif Stone Lodge terdapat bagian restoran yang memiliki konsep terbuka. Dari sini pengunjung bisa menikmati sarapan, kopi atau makan siang sambil ditemani pemandangan eksotik alam Natuna dan pantai-pantainya dengan batu megalitikum.

Sebagai informasi, tempat itu juga menjadi salah satu tempat favorit masyarakat pulau Bunguran di Kabupaten Natuna menikmati akhir pekan mereka.

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard. Google

0 komentar: